Penjelasan tentang ping , standarisasi ITU-T dan TIPHON dan Kegunaan atau Fungsi PING
PING atau Packet Internet Gopher merupakan suatu program utilitas yang dapat di gunakan untuk memeriksa induktivitas jaringan berbasis teknologi Transmission Control/Intenet Protocol(TCP/IP).
Dengan menggunakan Ping Atau Utilitas ini, kita dapat menguji apakah sebuah device computer sudah terhubung dengan computer lainya atau dengan server/sumber tertentu. Hal ini dilakukan dengan cara mengirim sebuah paket kepada alamat IP yang akan di uji atau di lihat konektivitasnya dan feedback respon dari device tertentu.
Dalam komunikasi Paket Internet Gopher Memiliki Kegunaan Antara lain :
1. Mengetahui status up dan down suatu koneksi suatu jaringan
2. Memonitor status koneksi komputer pada jaringan
3. Mengetahui responsibilitas komunikasi sebuah jaringan pada computer
4. Mengecheck suatu kualitas jaringan pada suatu computer maupun server jaringan
5.Mengukur seberapa kecepatan jaringan pada download maupun upload dengan jaringan tertentu
6. PING dapat digunakan sebagai tool monitoring availibilitas computer dalam jaringan yang merupakan salah satu indicator kualitas jaringan yang merupakan salah satu indikator kualitas jaringan yaitu melakukan PING secara periodik pada komputer yang dituju. Semakin kecil downtime semakin bagus kualitas jaringan tersebut dan juga sebaliknya.
Perintah PING adalah software yang berjalan di atas protokol ICMP untuk men-check hubungan antara dua komputer di internet. PING juga digunakan untuk memastikan bahwa satu komputer yang dituju sedang aktif dan memberikan respon balik. Misalnya, bila kita ingin mengirimkan suatu file alamat host, maka untuk melihat beberapa lama waktu operasi yang di butuhkan. Pada dasarnya program PING dibuat sebagai sarana untuk mencari sumber masalah dalam
jaringan pada bulan Desember 1983, oleh Mike Muuus.
Menurutnya nama ping berasal dari suara echo (sonar) sebuah kapal selam yang bilamana sang operator mengirimkan respon atau sinyal-sinyal ke arah sebuah sasaran maka suara tersebut akan memantul dan diterima kembali ketika telah mengenai sasaran dalam jangka waktu tertentu.
Utilitas PING akan menunjukan hasil yang positif jika dua atau lebih komputer saling di dalah sebuah jaringan. Hasil berupa statistik keadaan koneksi kemudian di tampilkan di bagian akhir.
Kualitas koneksi dapat ditampilkan atau di lihat dari besarnya waktu pergi-pulang (roundtrip) dan besarnya jumlah paket yang hilang (packet loss).
Kualitas koneksi dapat dilihat pada time yang memiliki jumlah yang semakin kecil.
Contoh PING pada IP Address warkop Takia Tanjung yang berada di Darussalam.
Di bawah ini merupakan contoh PING dengan IP 8.8.8.8 atau PING ke google.
contoh ping 8.8.8.8 atau google
Proses PING di atas menunjukan bahwa koneksi internet yang ada di Warkop Takia Tanjung memiliki kualitas yang bagus. Dan jika kita ingin mendownload atau meng-upload file di browser atau di tempat tertentu memiliki kecepatan yang bisa di bilang cukup baik, karena pada kasus PING di atas Timenya tidak sampai dengan 3 digit serta keadaan Time cukup stabil.
Selanjutnya pada proses PING terdapat beberapa standar yang wajib dilakukan dalam proses tersebut, standar tersebut antara lain standar ITU dan standar Tiphon.
1. ITU
ITU (International Telecommunication Union) merupakan sebuah organisasi internasional untukmembakukan atau memastikan dan meregulasi radio internasional dan telekomunikasi, baik di bidang layanan, media dan jaringan yaNg dipakai, sehingga sebuah jalinan telekomunikasi dapatberjalan lancar. Dengan tujuan untuk menstandarisasi, pengalokasian spektrum radio, dan mengorganisasikan perjanjian rangkaian interkoneksi antara negara-negara berbeda untuk memungkinkan penggilan telepon internasional. ITU (International Telecommunication Union) sendiri merupakan bentukan dari perwakilan pemerintah Eropa pada tahun 1865 dan berdirilah ITU di Paris pada tanggal 17 Mei 1865. Dan ITU diketua oleh Sekertaris Jendral Dr. Hamadoun I Toure sejak tahun 2006 hingga sekarang, yang merupakan jabatan pada periode ke-2. Sehingga pada tahun 1947 ITU menjadi badan Perserikatan Bangsa – Bangsa. ITU dibagi menjadi 3 yakni:
a. ITU-T
b. ITU-R
c. ITU-D ITU-T (International Telecommunication Union of Telecommunication) adalah standarinternasional dibidang Telekomunikasi baik itu telepon dan data. Sejak tahun 1956 – 1993 ITU-T dikenal sebagai CCITT (Comite Consulatif international telegraph of telephone). Tugas ITU-T adalah membuat rekomendasi teknis tentang telepon, telegraf, dan antar muka komunikasi data.
Standar-standar yang diakui secara internasional sering menjadi penentu penempatan dari berbagai pin pada konektor yang digunakan oleh kebanyakan asyncronous terminal dan modem eksternal. ITU-T memiliki empat anggota, yaitu:
• Pemerintah Nasional
• Sektor Anggota
• Assosiate Anggota
• Peraturan Lembaga.
Standarisasi PDV Paket Delay Variation versi ITU-T
0 ms <= x <= 20 ms sangat bagus
20 ms <= x <= 50 ms bagus
2. TIPHON
TIPHON atau Jitter didefinisikan sebagai perubahan latency pada suatu periode. Jitter penundaan perpariasi dari waktu ke waktu. Jitter juga didefinisikan sebagai gangguan pada komunikasi digital maupun analog yang disebabkan oleh perubahan sinyal karena referensi posisi waktu.
Adanya jitter ini dapat mengakibatkan hilangnya data, terutama pada pengiriman data dengan kecepatan tinggi. Di dalam implementasi jaringan, nilai jitter ini diharapkan mempunyai nilai yang minimum. Secara umum terdapat empat ketegori penurunan kualitas jaringan berdasarkan nilai jitter sesuai dengan versi TIPHON (Telecommunications and Internet Protocol Harmonization Over Network) standarisasi nilai jitter sebagai berikut :
Standarisasi jitter versi TIPHON Kategori Degradasi Peak Jitter antara lain
Sangat bagus 0 ms
Bagus 0 s/d 75 ms
Sedang 76 s/d 125 ms DAN Jelek 125 s/d 225 ms
Sumber : TIPHON