Ringkasan tentang Arsitektur Cloud Computing
Cloud adalah teknologi terbaru yang sepenuhnya bergantung pada Internet untuk fungsinya.
Menurut Institut Nasional Standar dan Teknologi (NIST), komputasi awan adalah model penyediaan layanan cepat sesuai permintaan melalui Internet dalam bentuk komputasi, jaringan, penyimpanan, dan aplikasi dengan upaya manajemen minimal.
Karakteristik komputasi awan adalah layanan mandiri ondemand, akses jaringan luas, pengumpulan sumber daya, elastisitas cepat, dan layanan terukur.
Arsitektur cloud dapat dibagi menjadi empat lapisan/Layer berdasarkan akses cloud oleh pengguna.
- Lapisan 1 : Pengguna / Klien
Lapisan ini adalah lapisan terendah dalam Arsitektur Cloud. Lapisan ini merupakan Lapisan dimana Pengguna atau Klien memulai Arsitektur dan memanajemen Cloud Computing.
Klien dapat berupa perangkat apa pun seperti Thin Klien , Thick Klien atau perangkat Mobile apapun yang dapat mengakses WEB. Thin Klien mengacu pada Klien yang bergantung pada sistem lainnya, dengan kata lain lain klien ini memiliki kemampuan pemrosesan yang sangat rendah. Sedangkan Thick Client merupakan Klien yang memiliki kemampuan yang sudah memadai. aplikasi cloud dapat diakses
dengan cara yang sama seperti aplikasi web. Tapi secara internal, sifat-sifat
aplikasi cloud sangat berbeda. Dengan demikian, lapisan ini terdiri dari
perangkat klien.
- Lapisan 2 : Jaringan
Lapisan ini memunkinkan kita untuk terhubung ke Cloud . Pada lapisan ini terdapat 2 versi Cloud yaitu Cloud Publik dan Cloud Private.
Cloud publik
biasanya ada di lokasi tertentu dan pengguna tidak akan tahu lokasi itu karena
bersifat abstrak.
Cloud Private mengacu pada konektivitas dapat disediakan oleh jaringan area lokal (LAN).
- Lapisan 3 : Manajemen Cloud
Lapisan ketiga terdiri dari perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses atau mengelola CLoud .
Perangkat
lunak dapat berupa sistem operasi cloud (OS), perangkat lunak yang bertindak
sebagai penghubung antara pusat data (sumber daya aktual) dan pengguna, atau
perangkat lunak manajemen yang memungkinkan mengelola sumber daya.Perangkat
lunak ini biasanya memungkinkan manajemen sumber daya (penjadwalan, penyediaan,
dll.), Optimisasi (konsolidasi server, konsolidasi beban kerja penyimpanan),
dan tata kelola cloud internal.
Contoh penyedia layanan :Cloud Publik yaitu AWS dan Microsoft Azure
Cloud Private yaitu Open Stack dan Eucalyptus
- Lapisan 4 : Sumber daya Perangkat keras
Lapisan 4 terdiri dari ketentuan untuk sumber daya perangkat keras yang sebenarnya.
Biasanya, dalam kasus cloud publik, pusat data digunakan di bagian belakang.
Demikian pula, di cloud pribadi, itu bisa menjadi pusat data, yang merupakan
kumpulan besar sumber daya perangkat keras yang saling berhubungan satu sama
lain yang hadir di lokasi tertentu atau sistem konfigurasi tinggi. oleh karena itu, pusat
data terdiri dari koneksi jaringan berkecepatan tinggi dan algoritma yang
sangat efisien untuk mentransfer data dari pusat data ke manajer. Mungkin ada
sejumlah pusat data untuk cloud, dan demikian pula, sejumlah cloud dapat
berbagi pusat data.
Demikian yang dapat saya Paparkan secara singkat dan ringkas, Semoga Bermanfaat, Arigatou Gozaimasu :)

































