Sunday, December 22, 2019

Ringkasan tentang Arsitektur Cloud Computing

Ringkasan tentang Arsitektur Cloud Computing  



Cloud adalah teknologi terbaru yang sepenuhnya bergantung pada Internet untuk fungsinya.
Menurut Institut Nasional Standar dan Teknologi (NIST), komputasi awan adalah model penyediaan layanan cepat sesuai permintaan melalui Internet dalam bentuk komputasi, jaringan, penyimpanan, dan aplikasi dengan upaya manajemen minimal.
Karakteristik komputasi awan adalah layanan mandiri ondemand, akses jaringan luas, pengumpulan sumber daya, elastisitas cepat, dan layanan terukur.
Arsitektur cloud dapat dibagi menjadi empat lapisan/Layer berdasarkan akses cloud oleh pengguna.

  • Lapisan 1 : Pengguna / Klien 

Lapisan ini adalah lapisan terendah dalam Arsitektur Cloud. Lapisan ini merupakan Lapisan dimana Pengguna atau Klien memulai Arsitektur  dan memanajemen Cloud Computing.
Klien dapat berupa perangkat apa pun seperti Thin Klien , Thick Klien atau perangkat Mobile apapun yang dapat mengakses WEB. Thin Klien mengacu pada Klien yang bergantung pada sistem lainnya, dengan kata lain lain klien ini memiliki kemampuan pemrosesan yang sangat rendah. Sedangkan Thick Client merupakan Klien yang memiliki kemampuan yang sudah memadai. aplikasi cloud dapat diakses dengan cara yang sama seperti aplikasi web. Tapi secara internal, sifat-sifat aplikasi cloud sangat berbeda. Dengan demikian, lapisan ini terdiri dari perangkat klien. 

  • Lapisan 2 : Jaringan 
Lapisan ini memunkinkan kita untuk terhubung ke Cloud . Pada lapisan ini terdapat 2 versi Cloud yaitu Cloud Publik dan Cloud Private.
Cloud publik biasanya ada di lokasi tertentu dan pengguna tidak akan tahu lokasi itu karena bersifat abstrak. 

Cloud Private mengacu pada konektivitas dapat disediakan oleh jaringan area lokal (LAN).

  • Lapisan 3 : Manajemen Cloud  

Lapisan ketiga terdiri dari perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses atau mengelola CLoud .
Perangkat lunak dapat berupa sistem operasi cloud (OS), perangkat lunak yang bertindak sebagai penghubung antara pusat data (sumber daya aktual) dan pengguna, atau perangkat lunak manajemen yang memungkinkan mengelola sumber daya.Perangkat lunak ini biasanya memungkinkan manajemen sumber daya (penjadwalan, penyediaan, dll.), Optimisasi (konsolidasi server, konsolidasi beban kerja penyimpanan), dan tata kelola cloud internal. 
Contoh penyedia layanan :
Cloud Publik yaitu AWS dan Microsoft Azure
Cloud Private yaitu Open Stack dan Eucalyptus

  • Lapisan 4 : Sumber daya Perangkat keras 
Lapisan 4 terdiri dari ketentuan untuk sumber daya perangkat keras yang sebenarnya. Biasanya, dalam kasus cloud publik, pusat data digunakan di bagian belakang. Demikian pula, di cloud pribadi, itu bisa menjadi pusat data, yang merupakan kumpulan besar sumber daya perangkat keras yang saling berhubungan satu sama lain yang hadir di lokasi tertentu atau sistem konfigurasi tinggi. oleh karena itu,  pusat data terdiri dari koneksi jaringan berkecepatan tinggi dan algoritma yang sangat efisien untuk mentransfer data dari pusat data ke manajer. Mungkin ada sejumlah pusat data untuk cloud, dan demikian pula, sejumlah cloud dapat berbagi pusat data.


Demikian yang dapat saya Paparkan secara singkat dan ringkas, Semoga Bermanfaat, Arigatou Gozaimasu :)


Share:

Ringkasan tentang Pendukung Open Source For Cloud Computing

Ringkasan tentang Pendukung Open Source For Cloud Computing




Menurut Institut Nasional Standar dan Teknologi (NIST), komputasi awan adalah model penyediaan layanan cepat sesuai permintaan melalui Internet dalam bentuk komputasi, jaringan, penyimpanan, dan aplikasi dengan upaya manajemen minimal


Karakteristik komputasi awan adalah layanan mandiri ondemand, akses jaringan luas, pengumpulan sumber daya, elastisitas cepat, dan layanan terukur. Untuk mendukung komputasi awan, berbagai alat tersedia secara bebas dan ada perangkat lunak berpemilik. Dukungan sumber terbuka untuk komputasi awan adalah langkah perkembangan utama untuk pertumbuhan cepat teknologi cloud.

open source dalam Komputasi Awan

Open source mengacu pada suatu program atau perangkat lunak di mana sourc code tersedia untuk masyarakat umum untuk digunakan dan / atau modifikasi dari desain aslinya bebas dari biaya. Kode open source biasanya dibuat sebagai upaya kolaboratif di mana pemrogram meningkatkan kode dan berbagi perubahan dalam komunitas.open source bersifat gratis sedangkan perangkat lunak berpemilik dimiliki dan dikendalikan secara pribadi. Dalam industri komputer, kepemilikan dianggap sebagai kebalikan dari open. Desain atau teknik berpemilik adalah yang dimiliki oleh perusahaan.

 Dalam lingkungan komputasi awan, dukungan sumber terbuka telah menyebabkan banyak inovasi dengan menyediakan berbagai hal sebagai layanan, yaitu, X sebagai Layanan, di mana X dapat berupa Perangkat Lunak, Platform, Infrastruktur, dll.

Perbedaan antara open source dan Sumber Tertutup

Beberapa perangkat lunak memiliki kode sumber yang tidak dapat dimodifikasi oleh siapa pun kecuali orang, tim, atau organisasi yang membuatnya dan mempertahankan kontrol eksklusif atasnya. Perangkat lunak semacam ini sering disebut perangkat lunak berpemilik atau perangkat lunak sumber tertutup, karena kode sumbernya adalah milik penulis aslinya, yang merupakan satu-satunya yang diizinkan secara sah untuk menyalin atau memodifikasinya.
Microsoft Word dan Adobe Photoshop adalah contoh perangkat lunak berpemilik. Untuk menggunakan perangkat lunak berpemilik, pengguna komputer harus setuju (biasanya dengan menandatangani lisensi yang ditampilkan saat pertama kali mereka menjalankan perangkat lunak ini) bahwa mereka tidak akan melakukan apa pun dengan perangkat lunak yang tidak diizinkan oleh pembuat perangkat lunak secara eksplisit.
Perangkat lunak open source berbeda. Pembuatnya membuat kode sumbernya tersedia bagi orang lain yang ingin melihat kode itu, menyalinnya, belajar darinya, mengubahnya, atau membagikannya. LibreOffice dan Program Manipulasi Gambar GNU adalah contoh perangkat lunak sumber terbuka. Seperti yang mereka lakukan dengan perangkat lunak berpemilik, pengguna harus menerima ketentuan lisensi ketika mereka menggunakan perangkat lunak open source, tetapi ketentuan hukum lisensi open source berbeda secara dramatis dari orang-orang dari lisensi eksklusif. Lisensi perangkat lunak open source mempromosikan kolaborasi dan berbagi karena mereka mengizinkan orang lain melakukan modifikasi pada kode sumber dan memasukkan kode itu ke dalam proyek mereka sendiri.

Keuntungan Open Source

  1.          Dukungan pengembang yang lebih besar
  2.          Dapat dikustomisasi
  3.          Lebih aman
  4.          Dukungan komunitas yang diperluas

Open Source Tools for IaaS

IaaS adalah model penyediaan di mana organisasi mengeluarkan sumber peralatan yang digunakan untuk mendukung operasi, termasuk penyimpanan, perangkat keras, server, dan komponen jaringan.

  1.         Open nebula
  2.         Eucalyptus
  3.         Openstack
  4.         Apache openstack
  5.         Nimbus
  6.         Gogrid cloudstack

Open Source for PaaS

  1.         Paasmaker
  2.         Redhat openshift origin
  3.         Xen cloud platform
  4.         Cloudify

open source for Saas
  1.    apache vcl
  2.    google drive
  3.    google docs
  4.    dropbox
open source for research
  1.         Cloudsim
  2.         simMap reduce
  3.         cloud Analyst
  4.         Green Cloud 

Alat Komputasi Terdistribusi untuk Manajemen Sistem Terdistribusi

  1.         Cassandra
  2.         Hadoop
  3.         MongoDB
  4.         NGrid
  5.         Ganglia
Demikian Ringkasan Tentang Pendukung open source untuk membangun Cloud Computing. Semoga Bermanfaat 😊








Share:

Tuesday, December 17, 2019

Source Code Averaging dan Median Filtering pada Matlab 2019

Source Code  Averaging dan Median Filtering pada Matlab 2019



MATLAB adalah system interaktif yang mempunyai basis data array yang tidak membutuhkan dimensi. Ini memungkinkan kita dapat menyelesaikan banyak masalah komputasi teknis, khususnya yang berkaitan dengan formulasi matrik dan vector. 
AVERAGING adalah proses penekanan noise dengan menggantikan nilai piksel 'x' pada suatu matrik dengan nilai rata-rata dari piksel pada citra asli yang dinaungi dengan tapis.
MEDIAN adalah suatu tapis yang berujuk pada nilai piksel hasil penapisan merupakan nilai median dari piksel dalam naungan suatu tapis.

Berikut merupakan contoh dari code program tapis Averaging dan Median :

Source code Averaging :
Case pada program :
- Menggunakan gambar koala.jpg
- Memakai Dimensi 3 x 3
- menambahkan noise Gaussian pada citra 
- menggunakan padding replicate 


%AVERAGING FILTER
%DIMENSI 3 X 3

A=imread('Koala.jpg');
A=rgb2gray(A); %merubah gambar menjadi keabuan
A=imnoise(A, 'gaussian'); %menambahkan noise Gaussian
[m,n]=size(A);
d=3;

%Proses Padding
padding = padarray(A, [1 1], 'replicate'); %menggunakan padding replicate
H=zeros(m,n);

%Proses Filtering
for i=1:m
for j=1:n
H(i,j)=floor(sum(sum(padding(i:i+2,j:j+2)))/9);
end
end
figure(1);
imshow(A);
figure(2);
imshow(uint8(H));
%selesai

Source code Median : 
Case pada program :
- Menggunakan gambar fujiTVjauh.jpg
- Memakai Dimensi 3 x 3
- menambahkan noise Gaussian pada citra 
- menggunakan padding replicate 


%MEDIAN FILTER
%DIMENSI 3 X 3

A=imread('fujiTVjauh.jpg');
A=rgb2gray(A); %merubah gambar menjadi keabuan
A=imnoise(A, 'gaussian'); %menambahkan noise 
[m,n]=size(A);
d=3;

%Proses Padding
padding = padarray(A, [1 1], 'replicate'); %menggunakan padding replicate
H=zeros(m,n);

%Proses Filtering
for i=1:m
for j=1:n
H(i,j)=(median(median(padding(i:i+2,j:j+2))));
end
end
figure(1);
imshow(A);
figure(2);
imshow(uint8(H));
%selesai

Demikian beberapa hal yang dapat saya bagikan, Semoga bermanfaat, Selamat Mencoba :)

Share:

Friday, December 13, 2019

Source Code Untuk Padding Periodik pada Matlab 2019

Source Code Untuk Padding Periodik pada Matlab 2019 


MATLAB adalah system interaktif yang mempunyai basis data array yang tidak membutuhkan dimensi. Ini memungkinkan kita dapat menyelesaikan banyak masalah komputasi teknis, khususnya yang berkaitan dengan formulasi matrik dan vector. 

Padding adalah proses penambahan/penempelan beberapa piksel di sekeliling citra. 

Ada 3 jenis padding yang sering digunakan pada pemrosesan spasial, yaitu : 

(1) Zero yaitu padding yang menggunakan nilai piksel 0 sebagai nilai paddingnya.  

(2) Symmetric yaitu padding yang menganggap citra sebagai sebuah sinyal yang periodik. Oleh karena itu, baris paling atas dari citra asli akan menjadi padding di bagian bawah, dan sebaliknya baris paling bawah akan menjadi padding di bagian atas. Selanjutnya, kolom terluar di sebelah kiri akan menjadi padding di kolom sebelah kanan, dan begitu juga sebaliknya. 

(3) Replicate yaitu padding berdasarkan konsep pencerminan dari sebuah citra. Pada teknik ini, piksel padding diisi dengan piksel baris atau kolom terluar dari citra asli. 

Note : Jumlah Penambahan piksel ketika di filter dengan matrik :
3x3 = 1 piksel di sekeliling matrik
5x5 = 2 piksel di sekeliling matrik
7x7 = 3 piksel di sekeliling matrik
Dst.....   

Berikut merupakan contoh Source Code untuk program Padding periodik dengan matrik citra 4x4 yang di filter dengan matrik 5x5 : 





Hasil output : 

Demikianlah Source Code dari padding periodik dengan Matlab 2019, Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba :)

JIKA TERDAPAT KESALAHAN ATAU HAL LAINNYA, SILAHKAN COMEN DI BAWAH, ARIGATOU :D

Waiting for video :)


@medidarmawan
Share:

Wednesday, December 4, 2019

Cara Menampilkan citra dan menggunakan fungsi imhist dengan Matlab 2019

Cara Menampilkan citra dan menggunakan fungsi imhist



Sebelum masuk ke code atau langkah langkah menampilkan citra dan cara menggunakan fungsi imhist, kita perlu mengetahui dulu beberapa hal dasar dari fungsi itu sendiri.
seperti :

MATLAB adalah system interaktif yang mempunyai basis data array yang tidak membutuhkan dimensi. Ini memungkinkan kita dapat menyelesaikan banyak masalah komputasi teknis, khususnya yang berkaitan dengan formulasi matrik dan vector. 

IMREAD adalah  suatu perintah dalam Matlab untuk membaca suatu data citra dari file atau gambar dengan menggunakan suatu perintah" a = imread(‘medi.jpg’)". Imread digunakan untuk membaca image dari file medi.jpg yang hasilnya berupa matrik dan disimpan dalam sebuah variable a.

IMSHOW adalah suatu perintah dalam Matlab yang berfungsi untuk menampilkan suatu objek citra pada sebuah file atau foto. Perintah yang digunakan yaitu "imshow(‘medi’)" lalu tekan enter.

IMHIST adalah perintah deklarasi citra sebelum menampilkan histogram. Histogram adalah tampilan grafis dari tabulasi frekuensi yang digambarkan dengan grafis batangan. Tiap tampilan batang menunjukan proporsi frekuensi pada masing-masing deret kategori yang berdampingan dengan interval yang tidak tumpang tindih.

Selanjutnya Setelah teman-teman paham dengan beberapa fungsi dasar matlab diatas,saya akan membagikan syntax untuk menampilkan gambar dan histogram dari citra menggunakan matlab 2019.

Langkah-Langkah :
1. pertama, teman teman hubungan folder yang ada gambar yang ingin diproses pada Matlab.


2. Tuliskan Code di Windows Command pada Matlab seperti pada gambar di bawah ini


 Gambar diatas merupakan code dan tampilan citra beserta histogram dari gambar
Code : 

>> %Cara Menampilkan citra dan menggunakan fungsi imhist
>> %pastikan matlab sudah terinstall toolbox image untuk fungsi built imhist
>> %Code :

>> M = imread('gambar_medidarmawan.jpg');      %M merupakan Variabel 
>> imshow(M)
>> figure(2)       %digunakan untuk menampilkan histogram dari code di bawah ini
>> imhist(M)     %menampilkan histogram gambar citra yang disimpan di variabel M.

Demikian, cara menampilkan Citra dan HIstogram dari Gambar Citra, semoga bermanfaat  dan Selamat mencoba :)

Salam : OurDream



@medidarmawan
Share:

MD SkyMusic Channel

Open Comission

x">

AYAT OF TRANQUILITY - SAKINAH أيات السكينة لدفع الهموم

Adventures - A Himitsu (backgroud song)

Like us in Facebook "Our Dream"

My Instagram Galery

Entri yang Diunggulkan

DOWNLOAD ADOBE PHOTOSHOP CC 2019 PRE-ACTIVATED

ADOBE PHOTOSHOP CC 2019 PRE-ACTIVATED Adobe Photoshop CC 2019 update  20.0.7.28362  merupakan salah satu product adobe yang sangat ...