Sejarah Kriptografi
Sebelum membahas
masalah sejarah kriptografi, sebaiknya kita mengetahui apa itu sebenarnya
kriptografi. Apa itu kriptografi ?
Kriptografi
adalah ilmu yang mempelajari atau ilmu yang mengenai tehknik enkripsi dari
“naskah asli” (plaintext) di acak menggunakan suatu kunci enkripsi menjadi
“naskah acak yang sulit di baca” (ciphertext) oleh seseorang ysng tidak
memiliki kunci deskripsi, dengan kata lain kriptografi merupakan suatu proses
yang di gunakan untuk menyembunyikan suatu pesan kepada seseorang yang tidak
berhak mengetahui pesan tersebut.
Kriptografi
sendiri berasal dari bahasa yunani yaitu “Kryptos” yang memiliki arti
tersembunyi dan “Graphien” yang berarti tulisan. Kriptografi telah di gunakan
oleh Julius Caesar sejak zaman Romawi Kuno. Teknik ini dijuluki Caesar Cipher
untuk mengirim pesan secara rahasia, meskipun tehnik yang digunakannya sangat
tidak memadai untuk ukuran kini.
Kriptografi
digunakan oleh tentara Sparta melalui alat pembuat pesan yang disebut Scytale.
Scytale merupakan suatu alat yang memiliki pita panjang dari daun papyrus dan
ditambah dengan sebatang silinder. Mula – mula pengirim menuliskan pesannya
diatas pita papyrus yang digulung pada sebatang silinder, setelah itu pita
dilepaskan dan dikirimkan. Batang silinder yang cukup tebal dapat dituliskan 6
huruf dan bisa memuat 3 huruf secara melingkar.
Casanova juga
menggunakan pengetahuan mengenai kriptografi untuk mengelabui Madame d’Urfe (ia
mengatakan kepada Madame d’Urfe bahwa sesosok jin memberi tahu kunci rahasia
Madame d’Urfe kepadanya, padahal ia berhasil memecahkan kunci rahasia
berdasarkan pengetahuannya mengenai kriptografi), sehingga ia mampu mengontrol
kehidupan Madame d’Urfe secara total.
Kriptografi sebelum
merupakan sinonim dari "enkripsi", konversi dari kalimat-kalimat yang
dapat dibaca menjadi kelihatan tidak masuk akal. Pembuat dari pesan enkripsi
membagi teknik pemecahan sandi yang dibutuhkan untuk mengembalikan informasi
asli jika hanya dengan penerima yang diinginkan, sehingga dapat mencegah orang
yang tidak diinginkan melakukan hal yang sama. Sejak Perang Dunia I dan
kedatangan komputer, metode yang digunakan untuk mengelola kriptologi telah
meningkat secara komplek dan pengaplikasiannya telah tersebar luar. Pada saat
ini orang yang berperan dalam kriptografi dis ebut dengan kriptographer.









0 comments:
Post a Comment
Komentar anda dan juga Saran yang baik dari anda sangat membantu kami.
Terima Kasih
~OurDream