Friday, July 20, 2018

TINJAUAN PUSTAKA TENTANG REAKSI KIMIA


TINJAUAN PUSTAKA REAKSI KIMIA




Salah satu jenis reaksi yang umumnya berlangsung dalam larutan berair adalah reaksi pengendapan (precipitation reaction) yang cirinya adalah terbentuknya produk yang tak larut, atau endapan. Endapan (precipitate) adalah padatan tak larut yang terpisah dari larutan. Reaksi pengendapan biasanya melibatkan senyawa-senyawa ionik. Misalnya, ketika larutan timbal nitrat [Pb(NO3)2] ditambahkan kedalam larutan natrium iodida (NaI), akan terbentuk endapan kuning timbal iodida (PbI2).
Pb(NO3)2 (aq) + 2NaI (aq)            PbI2 (s) + 2NaNO3 (aq)Natrium nitrat tertinggal dalam larutan.
             Endapan tergantung pada kelarutan (solubility) dari zat terlarut, yaitu jumlah maksimum zat terlarut yang akan larut dalam sejumlah tertentu pelarut pada suhu tertentu. Dalam konteks kualitatif, ahli kimia membagi zat-zat sebagai dapat larut, sedikit larut, atau tak dapat larut. Zatd ikatakan dapat larut jika sebagian besar zat tersebut melarut bila ditambahkan air. Jika tidak, zat tersebut digambarkan sebagai sedikit larut tau tidak dapat larut. Semua senyawa ionik merupakan elektrolit kuat, tetapi daya larutnya tidak sama. Sebagaimana telah dikemukakan sebelumnya, ketika senyawa ionik larut dalam air, maka akan terurai menjadi komponen kation dan anionnya. Agar lebih realisis, persamaan reaksi sebiknya menunjukkan proses disosiasi senyawa ionik yang terlarut menjadi ion-ionnya.

        Reaksi asam-basa dapat dikenali sebagai proses transfer-proton. Kelompok reaksi yang disebut reaksi oksidasi-reduksi(atau redoks) di kenal juga sebagai reaksi transfer-elektron. Reaksi setengah-sel yang melibatkan hilangnya elektron disebut reaksi oksidasi (oxidation reaction). Reaksi setengah-sel yang melibatkan penangkapan elektron disebut reaksi reduksi (reduction reaction). Tingkat oksidasi dalam reaksi redoks harus sama dengan tingkat reduksi ; yaitu, jumlah elektron yang hilang oleh zat pereduksi harus sama dengan jumlah elektron yan di terima oleh zat pengoksidasi. Kereaktifan logam-logam ditunjukkan dengan kecepatan pembentukan gelembung gas hidrogen, dimana kecepatan terendah dimiliki oleh logam yang kereaktifnnya terkecil, yaitu Fe, dan yang tercepat dimiliki oleh logam paling reaktif, Mg.(Raymond Chang,2004).

      Reaksi kimia dapat diartikan sebagai suatu proses dimana zat-zat baru (hasil reaksi), terbentuk dari beberapa zat aslinya, yang disebut pereaksi. Biasanya suatu reaksi kimia disertai oleh kejadian-kejadian fisis, seperti perubahan warna, pembentukan endapan, pembentukan gas, serta perubahan suhu. Kemudian perkembangan zaman yang maju, membuat analisis kimia melakukan penelitian menggunakan peralatan canggih dengan tujuan membuktikan bahwa reaksi benar-benar terjadi (Ralph H.petrucci, 1987).

            Reaksi kimia secara umum dibagi 2, yaitu reaksi asam-basa dan reaksi redoks. Pada reaksi redoks terjadi perubahan biloks (bilangan oksidasi), sedangkan pada reaksi asam-basa tidak ada perubahan biloks. Pada reaksi redoks terjadi penyetaraan dalam reaksi. Cara teringkas untuk memberikan suatu reaksi kimia adalah dengan menulis suatu persamaan kimia berimbang yang merupakan pernyataan kuantitatif mengenai pereaksi yang telibat. Tiap zat diwakili oleh rumus molekulnya. Menyatakan banyaknya atom-atom dari tiap macam dalam suatu satuan zat itu. Rumus molekulnya merupakan kelipatan bilangan bulat rumus empiris zat itu yang menyatakan jumlah minimal yang mungkin dalam perbandingan yang benar atom-atom dari tiap macamnya. Tiga kelas umum reaksi yang dijumpai dengan meluas dalam kimia ialah reaksi kombinasi langsung, reaksi penukargantian sederhana dan reaksi penukargantian rangkap.

      Hubungan kuantitatif antara peraksi dan hasil reaksi dalam suatu persamaan kimia berimbang memberikan dasar stoikiometri. Perhitungan stoikiometri mengharuskan penggunaan bobot atom unsur dan bobot molekul senyawa. Banyaknya suatu hasil reaksi tertentu yang menurut perhitungan akan diperoleh dalam suatu reaksi kimia rendemen teoritis untuk suatu reaksi kimia. Penting untuk mngetahui mana yang merupakan pereaksi pembatas yakni pereaksi yang secara teoritis dapat bereaksi sampai habis, sedangkan pereaksi-pereaksi lain berlebih, dengan mengetahui pereaksi tersebut maka dapat ditentukan yang mana yang mnejadi zat yang mana yang mengendap (Keenan, 1984).

           Salah satu ciri terjadinya perubahan kimia adalah terbentuknya endapan. Pembentukan endapan ini juga erat kaitannya dengn harga Ksp. Harga Ksp suatu elektrolit berfungsi untuk meneliti atau memperhitungkan apakah elektrolit tersebut dapat larut atau mengendap dalam larutan. Kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi adalah :

1. Jika hasil kali konsentrasi ion-ion lebih kecil daripada Ksp elektrolit, maka larutan belum jenuh. 
Artinya elektrolit tersebut masih dapat larut dan masih dapat ditambah.

2. Jika hasil kali konsentrasi ion-ion tepat sama dengan Ksp elektrolit, maka larutan tepat jenuh.         
Artinya elektrolit itu masih dapat larut , tetapi tidak dapat ditambah lagi.

3. Jika hasil kali konsentrasi ion-ion lebih besar dari Ksp elektrolit, maka larutan lewat jenuh.                  
Akibatnya, elektrolit akan meengendap (Suprihatiningrum, 2007.)



Ciri selanjutnya yang menjadi ciri terjadinya reaksi kimia adalah terjadinya perubahan suhu. Hal ini dikenal dengan proses eksotermis dan endotermis. Istilah endotermis dan eksotermis digunakan untuk mengggolongkan perubahan keadaan. Peleburan, sublimasi, dan penguaapan adalah perubahan endotermis, pembekuan, kondensasi dan deposisi adalah perubahan eksotermik. Istilah endotermis dan eksotermis juga digunakan untuk mengklasifikasikan reaksi kimia. Eksotermis adalah proses dimana energi dilepaskan ketika reaksi sedang brlangsung. Energi tersebut adalah energi pada produk suatu reaksi. Endotermis adalah proses dimana energi dibutuhkan secara berkelanjutan selama reaksi sedang berlansung. Energi tersebut adalah energi pada reaktan suatu reaksi. Fotosintesis adalah proses yang berlangsung pada tumbuhan adalah contoh dari reaksi enddotermis. Cahaya adalah sumber energi untuk fotosintesis. Energi cahaya harus secara terus-menerus disediakan dalam proses fotosintesis agar tetap berlangsung ; tumbuhan hijau yang hanyaa berada di tempat yang gelap akan mati (Stephen, 1991).

            Suatu reaksi eksotermik terjadi ketika energi yang diperlukan untuk memutuskan ikatan pada reaktan kurang dari energi yang dilepaaskan oleh ikatan pada produk. Untuk reaksi endotermis kebalikannya. Pada reaksi tersebut ada energi yang lebih banyak disimpan pada ikatan molekul produk dibanding pada ikatan komponen reaktan molekul. Sehingga terdapat perbedaan entalpi untuk reaksi eksotermis dengan reaksi endotermis, perubahan entalpi pada reaksi eksotermis betanda negatif sedangkan perubahan entalpi pada reaksi endotermis bertanda positif (Steephen, 1991).

            Ciri yang menjadi ciri berlangsungnya reaksi kimia adalah terjadi terjadi perubahan warna. Biasanya perubahan warna tejadi pada reaksi antara logam-logam transisi. Tingkat suatu reaksi kimia adalah suatu tingkatan atau kecepatan di mana komponen reaaktan dikonsumsi atau produk diproduksi. Terdapat empat faktor yang berpengaruh terhadap tingkatan reaksi (1) keaadaan/sifat fisik alami suatu reaktan, (2) konsentrasi reaktan, (3) suhu reaksi, (4) adanya katalis. Keadaan fisik dari suatu reaktan tidak hanya merujuk pada keadaan fisik dari reaktan (solid, liquid, atau gas) tetapi juga ukuran dari partikel. Ketika ukuran partikel sangat kecil, tingkat reaksi bisa sangat cepat. Suatu gumpalan serbuk batu bara sukar untuk menyala, serbuk batu bara menyala dengan meledak. Pengapian serbuk batu bara yang secara spontan adalah suatu ancaman ril untuk bawah tanah bagi pengusaha operasi batubara.

            Faktor yang kedua adalah konsentrasi reaktan, suatu peningkatan di dalam konsentrasi suatu komponen reaktan menyebabkan peningkatan di dalam tingkat reaksi. Meningkatnya konsentrasi suatu komponen reaktan berarti bahwa ada lebih molekul komponen reaktan itu yang ada di campuran reaksi, ada suatu kemungkinan yang lebih besar untuk terjadinya benturan antarkomponen reaktan ini dan komponen reaktan partikel dari unsur lain. Faktor yang ketiga adalah suhu reaksi, efek dari suhu reaksi dapat dijelaskan dengan menggunakan konsep molekular-benturan, semakin tinggi suhu reaksi maka benturan antar molekul akan lebih cepat terjadi. Faktor yang terakhir adalah adanya katalis, fungsi dari katalis ini adalah mempercepat reaksi namun ia tidak ikut bereaksi (Stephen, 1991).

            Perubahan fisis yang dihasilkan pada suatu reaksi kimia dapat dijadikan indikasi untuk mengidentifikasi suatu reaksi. Berdasarkan proses terjadinya, reaksi kimia dibedakan menjadi dua, yaitu : Reaksi kimia berlangsung secara spontan, reaksi kimia yang tidak memerlukan energi untuk proses reaksinya. Contohnya : pembentukan gas dan perubahan suhu. Kemudian perubahan fisis yang lain yaitu perubahan suhu, terdapat dua macam perubahan suhu yang terjadi yaitu endotermik dan eksotermik. Reaksi endotermik merupakan reaksi yang menyerap kalor, nilai perubahan entalpi berharga (+). Perubahan kalor pada reaksi endotermik berlangsung dari lingkungan ke sistem. Sedangkan pada reaksi eksotermik merupakan reaksi yang melepas kalor, nilai perubahan entalpi berharga (-). Perubahan kalor pada reaksi eksotermik berlangsung dari sistem ke lingkungan (Hiskia Ahmad, 2001).

DAFTAR PUSTAKA
Chang, Raymond. 2004. Kimia dasar : konsep-konsep inti. Jakarta : Penerbit  ErlanggaPetrucci, Ralph. Suminar, Ahmad. 1987. Kimia Dasar Prinsip dan Terapan Modern Edisi Keempat Jilid I. Jakarta : ErlanggaKeenan, A. Hadyana Pudjaatmaja, PH. CL, 1992. Kimia Untuk Universitas, Jilid 1. Bandung : ErlanggaSuprihatiningrum, Jamil. 2007. Kimia menarik. Jakarta : GrasindoStephen, Stoker and Edward, Walker. 1991. Fundamentalsof Chemistry General, Organic, and Biological. Amerika : Prentice Hall.Ahmad, Hiskia. 2001. Energetika Kimia. Bandung : PT. Citra Aditya Bakti


~OurDream





Share:
Takengon-BNA Aceh Indonesia Banda Aceh, Banda Aceh City, Aceh, Indonesia

0 comments:

Post a Comment

Komentar anda dan juga Saran yang baik dari anda sangat membantu kami.
Terima Kasih
~OurDream

MD SkyMusic Channel

Open Comission

x">

AYAT OF TRANQUILITY - SAKINAH أيات السكينة لدفع الهموم

Adventures - A Himitsu (backgroud song)

Like us in Facebook "Our Dream"

My Instagram Galery

Entri yang Diunggulkan

DOWNLOAD ADOBE PHOTOSHOP CC 2019 PRE-ACTIVATED

ADOBE PHOTOSHOP CC 2019 PRE-ACTIVATED Adobe Photoshop CC 2019 update  20.0.7.28362  merupakan salah satu product adobe yang sangat ...